Sekolah Budya Wacana

Perayaan Natal SMP Budya Wacana:“Kelahirannya Memulihkan Setiap Keluarga”

Momentum perayaan tentunya menjadi hal yang dinanti oleh setiap umat nasrani yang merayakan perayaan ini. Kedatangan sang juruselamat Yesus Kristus dalam setiap kesempatan natal memiliki arti penting dalam setiap kehidupan dan perjalanan umat manusia. Hal yang sama juga dirasakan oleh keluarga besar SMP Budya Wacana, perayaan natal SMP Budya Wacana yang dilaksanakan (15/1) memiliki arti yang berbeda dari perayaan natal ditahun-tahun sebelumnya. Seperti tema Natal tahun 2025 yang dipilih oleh Persekutuan Gereja Indonesia (PGI): “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, ternyata memiliki arti penting terhadap pemulihan keluarga siswa SMP Budya Wacana.

Perayaan Natal yang dilaksanakan di GKI Gejayan pukul 10.30 WIB, turut mengundang orang tua siswa kelas VII hingga kelas IX. Perayaan Natal tersebut diawali dengan ibadah dan dilanjutkan dengan refleksi natal yang disampaikan oleh Pdt. Ratna Indah Widiastuty. Kesempatan refleksi dipergunakan untuk setiap siswa memulihkan kembali komunikasi dengan orang tua. Ada yang mulai berbicara secara personal dari hati ke hati, ada juga orang tua merasa terharu karena ditengah-tengah kesibukan aktifitasnya masih diberi kesempatan untuk dekat dengan buah hatinya. Sehingga melalui perayaan Natal ini banyak keluarga yang dipulihkan komunikasi serta hubungannya satu dengan yang lain. Dengan sambil menyanyikan lagu “Natal di Hatiku” membuat kesempatan sakral dan penting ini tidak ditemukan di perayaan Natal tahun-tahun sebelumnya. Dalam kesempatan ini ada orang tua siswa yang belum dapat hadir, namun guru dan karyawan yang ada disekitar siswa langsung berkomunikasi dengan baik menggantikan peran orang tua yang belum dapat hadir pada kesempatan tersebut.

Pada perayaan Natal ini juga ditampilkan beberapa siswa yang ikut memeriahkan dan memberikan apresiasi oleh seluruh orang tua siswa yang dating. Dari paduan suara, band, vocal group, dance, menjadi penutup perayaan Natal yang memiliki makna berbeda oleh setiap orang tua siswa. Sehingga selain apresiasi dapat diberikan kepada masing-masing siswa, namun juga dapat memulihkan hubungan disetiap keluarga yang hadir dalam kesempatan Natal tersebut. Perayaan Natal kemudian ditutup dengan ramah tamah, foto bersama dan tukar kado.  Natal kali ini memberikan  pemulihan, dampak dan pengaruh bagi sekitar sehingga kedamaian ada pada setiap hati umat manusia.  (A.R.)

Oleh: Angga Riyon Nugroho S.Pd.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top